Pengertian Informasi Dan Fungsinya Terlengkap - Informasi adalah data yang sebelumnya telah diolah menjadi bentuk pengetahuan atau informasi yang lebih bermanfaat bagi penerimanya dalam pengambilan keputusan, baik saat ini maupun yang akan datang.
Fungsi informasi
Tujuan penerima - jika informasinya dimaksudkan untuk memberikan bantuan, maka informasi itu harus membantu penerima dalam apa yang ingin dia dapatkan.
Akurasi pengiriman dan pemrosesan data - dalam penyediaan atau pengiriman dan pengolahan data, inti dan pentingnya informasi harus dijaga.
Waktu - apakah informasinya up-to-date?
Ruang atau tempat - apakah informasi itu tersedia di ruangan atau tempat yang tepat?
Bentuk - mendapatkan informasi yang digunakan secara efektif? Apakah informasi tersebut menunjukkan hubungan yang dibutuhkan, bidang yang memerlukan perhatian manajemen? dan apakah informasi tersebut menekankan situasi terkait?
Semantik - apakah hubungan antara kata-kata dan makna yang diinginkan cukup jelas? Apakah ada kemungkinan salah tafsir?
Kualitas informasi yang baik
Kualitas informasi (Prabu, 2006) yang ditentukan oleh beberapa hal, diantaranya:
Relevan - dalam hal ini informasi yang diterima harus memberikan manfaat bagi pemakainya.
Akurat - artinya informasi harus bebas dari kesalahan.
Tepat waktu - Informasi yang dibutuhkan oleh pengguna tidak dalam hal pengiriman tidak boleh terlambat (usang) karena informasinya sudah usang maka informasinya tidak memiliki nilai bagus dan kualitasnya menjadi buruk sehingga tidak lagi bermanfaat.
![]() |
| Pengertian Informasi Dan Fungsinya Terlengkap |
Informasi dikelompokkan berdasarkan pengguna
Berdasarkan tingkat manajemen, informasi dapat diklasifikasikan atau dikelompokkan oleh penggunanya, sebagai berikut:
Informasi Strategis - digunakan untuk membuat keputusan jangka panjang, termasuk informasi eksternal (langganan, tindakan pesaing) rencana ekspansi perusahaan dan banyak lagi.
Informasi Taktis - digunakan untuk membuat keputusan jangka menengah, mencakup / mencakup informasi tren penjualan yang dapat digunakan untuk mengembangkan rencana penjualan.
Informasi Teknis - digunakan untuk keperluan operasional harian atau keperluan. Contohnya adalah informasi persediaan saham, hasil penjualan serta laporan keuangan harian.
Sifat informasi yang menentukan nilai informasi
Berikut adalah 10 properti yang bisa menentukan nilai informasi, yaitu sebagai berikut:
Kemudahan mendapatkan - Informasi mendapat nilai yang lebih sempurna bila bisa didapat dengan mudah.
Sifat dan kelengkapan yang luas - Informasi akan memiliki nilai yang lebih sempurna jika memiliki cakupan atau cakupan yang luas dan lengkap.
Akurasi- Informasi menjadi nilai yang lebih sempurna jika memiliki akurasi tinggi atau sangat akurat.
Kompatibilitas dengan pengguna (relevansi) - Informasi memiliki nilai lebih sempurna bila sesuai dengan kebutuhan penggunanya.
Ketepatan waktu - Informasi akan memiliki nilai yang lebih sempurna jika bisa diterima oleh pengguna pada waktu yang tepat.
Kejelasan - Informasi yang jelas akan meningkatkan kesempurnaan nilai informasi.
Fleksibilitas - nilai informasi akan lebih sempurna jika memiliki fleksibilitas tinggi.
Bisa dibuktikan - nilai informasinya akan lebih sempurna jika informasinya bisa diverifikasi.
Tidak ada prasangka - nilai informasi lebih sempurna jika informasinya tidak mengendap dan juga meragukan informasi yang keliru.
Terukur - Informasi untuk pengambilan keputusan harus diukur agar mencapai nilai sempurna.

0 komentar:
Posting Komentar